5 Alat untuk membuat film pendek berkualitas
Maraknya kamera DSLR dan ponsel canggih dengan resolusi kamera tinggi kini memudahkan seseorang untuk membuat karya film. Dari situ, istilah indie movie pun muncul sebagai film-film yang dibuat independen di luar nama besar studio film. Biasanya film indie ini diproduksi untuk festival-festival film mulai dari yang nasional bahkan internasional.
Tapi seiring dengan banyaknya pengguna DSLR, semua orang bisa membuat film yang ia inginkan sendiri. Tanpa bujet yang besar, YouTube pun menjadi “bioskop” untuk mendistribusikan sebuah karya pribadi. Kalau dulu film Indie mungkin dikerjakan dalam tim yang agak besar, kini sebuah film dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan film indie bisa dibuat oleh 2-3 orang saja.
Sederet festival film pendek pun kini mulai memacu semangat para pembuat film untuk meluncurkan karya-karyanya. Sebut saja beberapa di antaranya Europe On Screen dan XXI Short Film Festival. Di tahun 2015 saja ada 651 film pendek yang ikut dalam ajang XXI Short Film Festival.
Mengingat semua kompetisi film terbuka untuk umum ditambah adanya media penyebaran bebas seperti YouTube, rasanya tidak ada salahnya kita membuat karya film sendiri. Untuk itu, berikut kami berikan 5 rekomendasi alat wajib punya untuk kita yang ingin membuat sebuah film
1. Kamera
Kamera tentu menjadi pendukung utama dalam pembuatan film. Memilih kamera ynag tepat adalah solusi cerdas untuk mengurangi bujet produksi sebuah film. Misalnya saja, ada baiknya untuk pembuatan film kita memilih kamera dengan fitur Image Stabilization di dalamnya.Dengan Image Stabilizer, kita bisa mengambil gambar lebih stabil sehingga meminimalisir penggunaan tripod atau steady camera yang menguras kocek cukup dalam.
Beberapa produsen kamera punya sebutan yang berbeda bagi fitur ini. Canon dan Sony punya istilah Image Stabilization (IS) sementara Nikon menggunakan istilah Vibration Reduction). Jadi, sebelum membeli kamera, coba cek dulu apakah kamera yang kita inginkan sudah dilengkapi dengan Image Stabilizer atau belum.
Beberapa rekomendasi dari kami:
Canon (60D, 700D, 70D, 7D, 5D Mark II)
Sony (A5000, A6000, A7S)
Nikon (D5300, D7100 (DX), D610 (FX)
2. Lighting
Sumber: Produto
3. Sound Recorder
Sumber: Sound La Foret
Salah satu rekomendasi kami adalah Zoom H4N. Walau pun produk ini sudah lama sekali diproduksi, tapi Zoom H4N punya posisi khusus di hati para videografer dengan teknik DSLR Cinematography.
Zoom H4N memiliki 4 channel audio recorder, 2 built in Stereo Condensor + 2 external input combo dengan phantom power. Dengan fitur-fitur mumpuni, Zoom H4N masih menjadi standar sound equipment untuk video di dunia saat ini.
4. Microphone

Ada 3 pilihan microphone untuk pengambilan suara sesuai kebutuhan yaitu shotgun mic, boom mic, dan clip-on. Untuk film dokumenter kita akan banyak menggunakan clip-on, dan untuk film pendek, boom mic merupakan elemen penting. Sementara itu shotgun mic sangat cukup untuk video reportase.
5. Laptop + Software Editing

Sumber: apple
Selain itu, kecepatan VGA juga harus tinggi agar proses rendering dan olah gambar lebih cepat dan lancar. Hardisk yang besar juga sangat dibutuhkan untuk menyimpan video dan hasil film kita. Beberapa laptop yang bisa menjadi pilihan kita adalah Mac Book Pro MD103LL/A, HP ZBook 17, dan Asus G55VW
Tidak ada komentar:
Posting Komentar